Jumat, 31 Agustus 2018

Gejala kanker payudara

Gejala kanker payudara- Kanker payudara mungkin tidak memperlihatkan gejala di tahap awal. Pada sebagian kasus, tumor mungkin tidak terasa karena terlalu kecil, namun bisa diketahui melalui pemeriksaan mamografi. Jika tumor cukup besar, akan teraba sebagai benjolan pada payudara. Meski demikian, tidak semua benjolan berarti kanker. Indikasi munculnya kanker payudara bisa dideteksi dengan munculnya benjolan di sekitar payudara yang disertai nyeri, Gejala ini muncul akibat adanya penebalan jaringan di payudara. Meski demikian, munculnya benjolan di sekitar payudara bisa saja hanya benjolan biasa dan tidak berisi sel kanker. Oleh karena itu, para wanita dihimbau untuk segera mengecek kondisi tersebut ke dokter untuk mencegah munculnya kanker.

kanker payudara

  5 gejala yang sering di jumpai

1. Benjolan di payudara

Bagi banyak wanita, benjolan di payudara adalah salah satu gejala awal dari kanker payudara. Benjolan ini biasanya tidak menyakitkan, meskipun beberapa orang justru merasakan sebaliknya. Sebagai tindak antisipasi, sebaiknya Anda memeriksa kondisi payudara sendiri setiap bulan untuk mengenal jaringan payudara. Dengan demikian, Anda akan mudah mendeteksi benjolan asing dan tidak normal.

2. Perubahan kulit payudara

Beberapa wanita menemukan perubahan pada kulit payudara mereka. Ada beberapa subtipe kanker payudara langka yang menyebabkan perubahan kulit, sehingga gejala kulit ini sering dianggap sebagai infeksi biasa. Perubahan kulit payudara tersebut meliputi:
  • Iritasi
  • Kemerahan
  • Penebalan kulit
  • Lekukan pada jaringan
  • Tekstur kulit seperti jeruk

3. Perubahan kondisi puting

Kondisi puting juga dapat menunjukkan gejala kanker payudara. Temui dokter jika Anda menemukan perubahan bentuk puting, nyeri, atau keluar cairan yang abnormal.

4. Benjolan di ketiak

Jaringan payudara meluas hingga ke bawah lengan, sehingga sel-sel kanker dapat menyebar melalui kelenjar getah bening di bawah lengan. Periksakan ke dokter jika Anda menemukan benjolan atau daerah yang abnormal di sekitar payudara Anda.

5. Kanker payudara metastasis

Kanker payudara yang telah menyebar ke bagian tubuh lain disebut dengan kanker payudara metastasis atau kanker payudara stadium 4. Meskipun jarang berhasil disembuhkan, upaya untuk menghentikan penyebaran kanker harus tetap dilakukan. Organ-organ yang paling mungkin terkena kanker payudara metastatik adalah otak, tulang, paru-paru, dan hati. Gejala Anda akan bervariasi tergantung pada organ yang terkena penyebaran kanker.
Gejala metastasis tulang adalah nyeri dan rapuh tulang, sedangkan gejala metastasis otak meliputi gangguan penglihatan, kejang, mual, dan sakit kepala yang terus datang. Sementara itu, gejala metastasis hati, di antaranya:
  • Penyakit kuning (pada kulit dan mata)
  • Ruam atau gatal pada kulit
  • Enzim hati yang abnormal
  • Kehilangan nafsu makan atau mual

Faktor Risiko Kanker Payudara

  1. Genetika. Anda wajib memerhatikan riwayat keluarga anda, apabila anda memiliki saudara atau leluhur yang terkena kanker payudara maka anda harus lebih waspada. Karena anda juga bisa terkena penyakit ini 4 kali lebih besar. Untuk itu, anda wajib sekali melakukan tes skrining pada payudara anda setiap rentan 6 bulan sekali agar anda bisa lebih aman jika terkena masalah yang sama.
  2. Wanita usia lansia. Wanita yang menginjak usia 50 tahun ke atas ternyata memiliki risiko tertinggi terkena masalah kanker payudara. Penyebabmya akibat dari perubahan hormon yang cukup signifikan di usia ini. Penyabab lainnya adalah karena sistem imun anda mulai melemah saat menginjak usia pertengan ini.
  3. Pubertas lebih awal. Saat ini banyak wanita yang mengalami pubertas lebih awal. Ternyata siklus ini juga bisa mempengaruhi anda terkena masalah kanker payudara. Ini biasanya karena hormon estrogen dan progesteron yang tidak stabil.
  4. Alat kontrasepsi. Alat kontrasepsi oral semacam pil dapat mengurangi risiko kanker ovarium dan kanker rahim, tetapi jenis kontarasepsi ini juga memiliki banyak efek samping. Salah satunya adalah peningkatan risiko mengembangkan sel kanker payudara.
  5. Masalah hormon. Wanita yang memiliki masalah hormon seperti kebanyakan hormon testoteron bisa menyebabkan wanita itu terkena masalah kanker payudara.
 

Cara Mencegah Kanker Payudara

  • Menjaga berat badan tetap ideal. Berat badan erat kaitannya dengan risiko kanker payudara. Wanita yang mengalami pertambahan berat badan atau obesitas setelah masa menopause, memiliki risiko terkena kanker payudara sebesar 30–60 persen. Sementara, wanita yang mengalami pertambahan berat badan atau obesitas sebelum masa menopause, risiko terkena kanker payudara 20–40 persen lebih tinggi dibanding dengan yang mempunyai berat badan normal. Perubahan berat badan dan waktu terjadinya kenaikan berat badan ini diduga berkaitan dengan keadaan hormon di dalam tubuh.
  • Utamakan makanan sehat. Meskipun mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran segar belum memberikan perlindungan yang efektif terhadap kanker payudara, setidaknya hal tersebut dapat membantu mengurangi risiko kanker payudara. Wanita yang sudah terkena kanker payudara pun hidupnya dapat lebih berkualitas jika menghindari makanan berlemak. Daging berlemak, sosis, krim, margarin, mentega, dan minyak adalah sumber-sumber makanan untuk dihindari sebagai usaha pencegahan yang disarankan.
  • Luangkan waktu untuk berolahraga. Wanita yang aktif secara fisik dapat menurunkan risiko kanker payudara. Sebaliknya, risiko meningkat pada wanita yang sudah bertahun-tahun tidak pernah mengolah fisiknya lagi. Standar untuk melakukan olahraga aerobik intensitas sedang (seperti bersepeda dan jalan cepat) adalah selama 2 jam 30 menit per minggu.
  • Menyusui bayi secara teratur. Meskipun tingkat penurunan risikonya kecil, menyusui bayi dapat membantu mencegah kanker payudara. Tiap 12 bulan menyusui, risiko terkena kanker payudara dapat berkurang sebesar 4,3 persen.
  • Hindari terkena paparan radiasi. Ada beberapa hal yang mungkin membuat Anda terpapar radiasi tingkat tinggi, misalnya penggunaan peralatan kesehatan CT scan, bekerja di tempat pengobatan yang menggunakan radiasi, dan terpapar asap kendaraan, serta bahan-bahan kimia. Lindungi diri Anda dari paparan tersebut dan semaksimal mungkin dihindari.

Cara Mengobati Kanker Payudara Secara Alami

Kami De Nature Herbal menyediakan Obat Kanker Payudara. Obat Herbal kami telah terdaftar di BPOM, DINKES, serta berlabel Halal dari MUI. Obat Herbal kami berbahan ekstrak tumbuhan dan ramuan khas pengobatan kanker payudara maupun jenis kanker lainnya.
obat herbal kanker payudara
 Jika Anda ingin berkonsultasi langsung dengan kami atau ingin melakukan pemesanan produk herbal kami, silahkan hubungi kontak kami berikut;

customer service